Polrestabes Bandung, Polda Jabar – Polsek Antapani
Dalam rangka memperkuat sinergi dan menjaga stabilitas keamanan lingkungan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sindangjaya Polsek Antapani Polrestabes Bandung, Aiptu Eko Kosasih, melaksanakan rapat koordinasi bersama unsur pemerintahan Kelurahan Sindangjaya pada Senin (02/03). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.56 WIB di Kantor Kelurahan Sindangjaya tersebut membahas langkah antisipasi kerawanan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) serta keberadaan kelompok remaja yang dinilai meresahkan masyarakat.
Rapat dihadiri oleh Lurah, Sekretaris Kelurahan, Kasi Pemerintahan, Kasi Ekbang, serta Kasi Kesos. Dalam pembahasan, disepakati pentingnya meningkatkan monitoring wilayah dan mengaktifkan kembali ronda malam sebagai bentuk partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Sindangjaya.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada aparatur dan masyarakat, di antaranya mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga keamanan secara komunikatif, tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan ujaran kebencian serta berita hoaks, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO), bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, serta tidak mudah tergiur pinjaman online ilegal. Polri juga terus berkomitmen mengawal ketahanan pangan di tengah masyarakat.
Di tempat terpisah Kapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri, S.H., M.H. menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor di tingkat kelurahan menjadi kunci utama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. “Kami mendorong seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga lingkungannya masing-masing. Sinergitas antara aparat dan warga adalah pondasi terciptanya keamanan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Apabila masyarakat menemukan adanya potensi gangguan keamanan, dapat segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, Polsek Antapani, Call Center 110 atau Call Center Prabu 081818612889 untuk penanganan cepat.